PENGOBATAN PENYAKIT EKSIM
Penyakit Eksim merupakan kondisi kulit yang disebabkan oleh peradangan pada kulit. pernahkah
kamu mengalami gatal-gatal pada kulit? Bisa jadi itu adalah penyakit kulit
eksim. seringkali eksim membuat kulit gatal, merah dan kering, bahkan
pecah-pecah dan kasar. Eksim dapat terjadi pada bagian tubuh kamu manapun.
Bahkan
beberapa kasus penyakit
eksim dapat menyebabkan
pembentukan lepuhan yang nantinya akan mengeluarkan air. Air yang keluar ini
merupakan indikasi bahwa eksim sudah menjadi infeksi. Eksim (Eczema) juga
dikenal sebagai dermatitis. Untuk lebih mengenal eksim, simak penjelasan di
bawah ini.
Eksim
sendiri bisa menyerang wajah, leher, siku, pergelangan tangan, daerah kelamin,
lutut, dan pergelangan kaki. Di area mana pun kulit yang terserang, ciri utama
kelainan ini adalah rasa gatal. Kadang kala rasa gatal dapat muncul bahkan
sebelum adanya ruam. Daerah kulit yang terindikasi akan terlihat kering, tebal,
atau bersisik. Awalnya, ruam akan berwarna merah kemudian berubah menjadi
kecokelatan. Lepuh bisa terjadi ketika ruam tersebut terkena infeksi. Setelah
berair, lepuh tersebut akan berubah menjadi koreng dan kupasan kulit.
Eksim
adalah nama lain untuk menyebut berbagai jenis dermatitis. Jenis-jenis dermatitis
adalah:
Penyebab Penyakit Eksim
Para
ahli setuju bila penyebab eksim yakni rendahnya kemampuan kulit dikala
melakukan perbaikan terhadap kerusakan sehingga berimbas kulit menjadi rawan
terhadap kuman dan bakteri.
Dermatitis
juga dikaitkan dengan respon imun yang terlalu aktif pada suatu iritan. Gejala
pada eksim sendiri merupakan respon tubuh terhadap suatu iritasi sehingga
menimbulkan kekambuhan dan ruam. Eksim juga biasanya terjadi pada keluarga
dengan riwayat gangguan asma dan alergi.
Walaupun
penyebab eksim belum dapat dipastikan, ada beberapa faktor risiko yang dapat
memicu eksim, yakni:
Faktor-Faktor Risiko Terkena Eksim
Apa
yang meningkatkan risiko saya untuk eksim?
Banyak
faktor yang membuat seseorang memiliki risiko terkena eksim, yaitu:
Bahaya Penyakit Eksim
Gangguan
kulit eksim memang tidak dapat menular sekaligus tidak bisa disembuhkan secara
total. Gejala-gejalanya bisa menghilang, tapi suatu saat juga bisa kambuh
kembali bila ada pemicunya.
Komplikasi Dari Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?
kamu mengalami gatal-gatal pada kulit? Bisa jadi itu adalah penyakit kulit
eksim. seringkali eksim membuat kulit gatal, merah dan kering, bahkan
pecah-pecah dan kasar. Eksim dapat terjadi pada bagian tubuh kamu manapun.
Bahkan
beberapa kasus penyakit
eksim dapat menyebabkan
pembentukan lepuhan yang nantinya akan mengeluarkan air. Air yang keluar ini
merupakan indikasi bahwa eksim sudah menjadi infeksi. Eksim (Eczema) juga
dikenal sebagai dermatitis. Untuk lebih mengenal eksim, simak penjelasan di
bawah ini.
Apa Saja Tanda-Tanda Dan Gejala Eksim?
Gejala Penyakit Eksim
Eksim
sendiri bisa menyerang wajah, leher, siku, pergelangan tangan, daerah kelamin,
lutut, dan pergelangan kaki. Di area mana pun kulit yang terserang, ciri utama
kelainan ini adalah rasa gatal. Kadang kala rasa gatal dapat muncul bahkan
sebelum adanya ruam. Daerah kulit yang terindikasi akan terlihat kering, tebal,
atau bersisik. Awalnya, ruam akan berwarna merah kemudian berubah menjadi
kecokelatan. Lepuh bisa terjadi ketika ruam tersebut terkena infeksi. Setelah
berair, lepuh tersebut akan berubah menjadi koreng dan kupasan kulit.
Eksim
adalah nama lain untuk menyebut berbagai jenis dermatitis. Jenis-jenis dermatitis
adalah:
- Dermatitis
Atopik – Dermatitis atopik
adalah jenis eksim yang paling sering ditemui namun juga yang paling parah
dan kronik. Ciri dermatitis atopik adalah kulit kering dan bersisik atau
sering dikenal dengan eksim kering. Kelainan ini biasanya terjadi pada
masa kanak-kanak dan pada umumnya menyerang bagian dalam siku, bagian
belakang lutut, leher, dan wajah. - Eksim
Tangan – Adalah jenis eksim yang
hanya menyerang tangan. - Dermatitis
Kontak – Kelainan ini terjadi
saat kulit terkena suatu zat atau iritan. - Dermatitis
Seboroik – Dermatitis seboroik
adalah kelainan yang umumnya terjadi pada bagian kulit kepala, di mana
ruamnya terlihat seperti ketombe dengan inflamasi. - Eksim
Dishidrotik – Dermatitis jenis ini
menimbulkan lepuh pada jari tangan, telapak tangan, dan telapak kaki. - Dermatitis
Statis – Dermatitis statis juga
dikenal dengan sebutan dermatitis vena karena menyerang vena pada kaki
bagian bawah. - Dermatitis
Nummular – Dermatitis nummular
juga dikenal sebagai eksim discoid karena bentuknya yang menyerupai koin
berbentuk lingkaran pada kulit.
Penyebab Penyakit Eksim
Para
ahli setuju bila penyebab eksim yakni rendahnya kemampuan kulit dikala
melakukan perbaikan terhadap kerusakan sehingga berimbas kulit menjadi rawan
terhadap kuman dan bakteri.
Dermatitis
juga dikaitkan dengan respon imun yang terlalu aktif pada suatu iritan. Gejala
pada eksim sendiri merupakan respon tubuh terhadap suatu iritasi sehingga
menimbulkan kekambuhan dan ruam. Eksim juga biasanya terjadi pada keluarga
dengan riwayat gangguan asma dan alergi.
Walaupun
penyebab eksim belum dapat dipastikan, ada beberapa faktor risiko yang dapat
memicu eksim, yakni:
- Stress
- Rasa
panas dan keringat berlebih - Rasa
dingin dan iklim kering - Kulit
kering - Kontak
fisik dengan bahan-bahan kasar dan iritan seperti sabun hingga kain
sintetis - Demam
atau infeksi saluran nafas atas
Faktor-Faktor Risiko Terkena Eksim
Apa
yang meningkatkan risiko saya untuk eksim?
Banyak
faktor yang membuat seseorang memiliki risiko terkena eksim, yaitu:
- Sejarah
keluarga terhadap eksim, alergi, atau asma - Pekerja
pelayanan kesehatan, yang terkait dengan dermatitis tangan - Tinggal
di area urban - Memiliki
orang tua dengan tingkat edukasi tinggi - Memiliki
attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).
Bahaya Penyakit Eksim
Gangguan
kulit eksim memang tidak dapat menular sekaligus tidak bisa disembuhkan secara
total. Gejala-gejalanya bisa menghilang, tapi suatu saat juga bisa kambuh
kembali bila ada pemicunya.
Komplikasi Dari Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?
- Kurangnya
rasa percaya diri - Mempersulit
aktivitas pada saat olahraga - Bullying
- Kesulitan
tidur - Bisa
menyebabkan dan memperberat penyakit asma - Infeksi
kulit - Masalah
pada mata - Dermatitis
iritan - Dermatitis
kontak alergi
Kini, semua informasi kesehatan ada di genggamanmu!
Disclaimer: Hasil dapat berbeda dari masing-masing individu.